06
Oct
09

Diplomasi dan Lobby

Pengertian

Lobby : Secara umum istilah lobby mempunyai dua pengertian, yang pertama lobby adalah ruang tunggu di gedung atau umum dan yang kedua lobby adalah kelompok yang mencari muka untuk mempengaruhi orang lain (biasanya terjadi di pemerintahan , yakni taktik saling mempengaruhi pihak lain untuk sependapat dengannya). Sedangkan yang dimaksud dalam paper ini adalah lobby secara umum dan lebih luas yakni, suatu kegiatan dari orang-orang yang berusaha mempengaruhi orang lain untuk suatu tujuan tertentu, baik itu sebuah lembaga pemerintahan maupun sebuah organisasi tertentu.*1

Diplomasi : kata “diplomasi” diyakini berasal dari kata Yunani “diploun” yang berarti melipat. Kata diplomasi sering dihubungkan dengan manajemen hubungan internasional. Hal ini dikaitkan dari sejarah kata diplomasi pada zaman romawi. The Oxford English Dictionary, memberi konotasi sebagai berikut, “manajemen hubungan internasional melalui negosiasi; yang mana hubungan ini diselaraskan dan diatur oleh duta besar dan para wakil, bisnis atau seni para diplomat.” Menurut The Hamber’s Twentieth Century Dictionary, diplomasi adalah seni berunding, khususnya tentang perjanjian diantara negara-negara, keahlian politik. Sir Earnest Satow dalam bukunya Guide to Diplomatic Practice memberikan karakterisasi diplomasi yang bagus, meskipun tidak jelas dan kurang akurat. Ia mengatakan diplomasi adalah penerapan kepandaian dan taktik pada pelaksanaan hubungan resmi antara pemerintah negara-negara berdaulat.*2

Harold Nicholson, seorang pengkaji dan praktisi diplomasi abad duapuluh menegaskan kata diplomasi secara gegabah diambil untuk menunjukkan lima hal yang berbeda. Dari lima hal tersebut, empat hal yang pertama yakni, (1) politik luar negeri, (2) negosiasi, (3) mekanisme pelaksanaan negosiasi, dan (4) suatu cabang dinas luar negeri. Ia selanjutnya mengatakan bahwa interpretasi kelima merupakan suatu kualitas abstrak pemberian, yang didalam arti baik mencakup keahlian dan pelaksanaan negosiasi internasional. Dan dalam arti yang buruk mencakup tindakan taktik yang lebih licik. Tetapi akhirnya Nicholson menerima definisi yang diberikan oleh Oxford English Dictionary yang dianggap cukup luas untuk mencakup aspek-aspek yang berbeda dari diplomasi.*3

KM Panikkar dalam bukunya The Principle and Practice of Diplomacy menyatakan, “diplomasi dalam hubungannya dengan politik internasional, adalah seni mengedepankan kepentingan suatu negara dalam hubungannya dengan negara lain.”(*4) Dan masih banyak lagi definisi para ahli mengenai diplomasi.
Mengacu pada penjelasan diatas, bisa dikatakan bahwa, “ diplomasi sangat erat hubungannya dengan hubungan antar negara, yakni seni mengedepankan kepentingan suatu negara melalui negosiasi dengan cara-cara damai apabila mungkin, dalam berhubungan dengan negara lain. Apabila cara damai gagal untuk memperoleh tujuan yang diinginkan, diplomasi mengizinkan penggunaaan ancaman atau kekuatan nyata sebagai cara untuk mencapai tujuan-tujuannya.”

Fungsi

Fungsi lobby : lobby ialah langkah awal dalam proses menuju negosiasi. Tujuan lobby adalah mempengaruhi orang lain untuk tujuan tertentu, baik dengan cara baik maupun kurang baik. Fungsi lobby sendiri adalah sebagai pembuka jalan negosiasi. Sedangkan, negosiasi bisa terjadi karena adanya konflik dan lobbying ada didalamnya untuk mengurangi konflik.*5

Fungsi diplomasi : fungsinya adalah untuk mendamaikan beragamnya kepentingan ini atau paling tidak membuatnya berkesesuaian. Sedangkan, fungsi utamanya adalah negosiasi.*6 Diplomasi mempunyai ruang lingkup menyelesaikan perbedaan-perbedaan dan menjamin kepentingan-kepentingan negara-negara melalui negosiasi yang sukses. Bila negosiasi gagal, tidak menutup kemungkinan terjadinya konflik yang lebih besar yakni, peperangan antar negara.

Pentingnya Diplomasi & Lobby

Lobby : seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa lobby merupakan langkah awal sebelum terjadi negosiasi, gunanya untuk mengurangi konflik. Sebagai contoh dua pihak yang bertikai. Untuk menyelesaikan persoalan ini dan mencegah meluasnya konflik, akan ada pihak netral yang menengahi maslaah ini dan menawarkan solusi kreatif pada masing-masing pihak. Jika kedua pihak bisa menerimanya, berarti ada perdamaian dan pencegahan konflik yang lebih besar.*8 Lobby juga merupakan cara jitu, untuk memenangkan tender dengan mengetahui situasi dan kondisi yang ada pada pihak yang menjadi sasaran dan tetap bertugas sebegai penengah bukan yang ikut bermasalah.

Diplomasi : diplomasi mempunyai peran yang sangat beragam dan banyak untuk bermain di dalam hubungan internasional. Dalam menjalankan hubungan antara masyarakat yang terorganisasi, diplomasi, dengan penerapan metode negosiasi, persuasi, tukar pikiran, dan sebagainya, mengurangi kemungkinan penggunaan kekuatan yang sering tersembunyi. Diplomasi merupakan salah satu bagian penting dalam pemeliharaan perdamaian. Pentingnya diplomasi sebagai pemelihara keseimbangan dan kedamaian tatanan internasional.*7

Diplomasi telah memainkan peranan besar dalam mengatur kebijakan-kebijakan internasional. Banyak masalah yang nyata bisa diselesaikan melalui diplomasi. Sehubungan dengan ini penelitian Richard W. Sterling mengatakan, “sungguh, diplomasi adalah politik hubungan internasional, politik internsional bagi arti yang paling tepat bagi istilah itu.” Pada intinya, pentingnya diplomasi sebagai suatu instrument tatanan internasional yang damai tak bisa dipungkiri dan mengoptimalkan aktivitas komunikasi internasional.

Implementasi

Lobby : Implementasi Lobby sangat banyak sekali dijumpai, baik dikalangan pemerintah sampai merambah dunia bisnis. Sebagai contoh, ada dua pihak yang saling bertikai. Kemudian seorang pengemuka masyarakat tentunya berkeinginan mendamaikan. Namun, setelah kedua pihak dipertemukan, tidak menemukan titik temu. Kemudian sebagai seorang pengemuka, mengutus seorang untuk menjadi penengah disini dan mengusulkan solusi kreatif bagi kedua belah pihak. Atau mungkin, contoh kasus di pemerintahan, sebelum UU ditetapkan, pasti ada pihak pro dan kontra yang saling mempengaruhi satu sama lain. Dan masih banyak lagi contoh kasusnya.*19

Diplomasi : Impelentasi diplomasi lebih ke arah lebih luas. Yakni hubungan antar negara. Semisal, dalam proses kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak dan adanya negosiasi disitu. Disini diplomasi menyangkut kepentingan besar yakni negara, tentu bila tidak ada kesepakatan dan menimbulkan konflik, bakal ada pertikaian hingga perang bila tidak direda. Banyak contoh kasu, misalnya, baru-baru ini, duta besar indonesia yang berada di Malaysia membantu penyelesaian tentang kasus model Manohara dengan kabar-kabar yang miris itu. Dan lain sebagainya.

Simpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwasannya antara

Lobby dan Diplomasi memiliki kesamaan namun, diterapkan dalam konteks yang berbeda. Tujuan keduanya sama, yakni negosiasi (menemukan kesamaan pandangan sehingga melahirkan kesepakatan). Sedangkan penerapannya, Lobby lebih kepada hal-hal yang berhubungan dengan persoalan intern, misal pemerintah dalam satu negara atau bisnis-bisnis tertentu. Sedangkan, Diplomasi menyangkut urusan antar negara. Namun, tidak menutup kemungkinan, dalam diplomasi juga ada Lobby sebelumnya. Karena untuk mencapai kesepakatan bersama dan saling menguntungkan, tentu ada proses komunikasi untuk saling mempengaruhi.

Catatan Kaki
*1, Seni Kreatif Lobi dan diplomasi, hlm. 11-13
*2, Diplomasi, hlm. 1-3
*3, Diplomacy, hlm. 13-15
*4, Diplomasi, hlm. 3
*5, Seni Kreatif Lobi dan Diplomasi , hlm. 18 – 19
*6, Diplomasi, hlm. 16-17
*7, Diplomasi, hlm. 23-25
*8, Seni Kreatif Lobi dan Diplomasi , hlm. 20-22

Refrensi
S.L., Roy. Diplomasi, Jakarta: Rajawali, 1991.
Prasetyo, Dwi Sunar. Seni kreatif lobi dan negosiasi, Yogyakarta: Think, 2007.
Djelantik, Sukawarsih. Diplomasi antara Teori dan Praktek, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2008.
Google.com, Pengertian tentang Lobby dan diplomasi.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: